SAYA tinggal di Kota Probolinggo yang merupakan kota transit ke berbagai daerah di Jawa Timur dan Bali. Kalau kita amati, cukup banyak bus pariwisata yang melintas dijalur pantura tiap hari. Apalagi pada musim liburan dan menyambut tahun baru. Dari barat, mayoritas bergerak menuju Pulau Dewata dan Lombok. Dari timur, mayoritas menuju Jogjakarta, Jakarta, dan Bandung. Sering pula melintas rombongan bus wisata ziarah Wali Sanga.
Jika dicermati, banyak bus pariwisata yang badan luarnya dicat polos dan kadang dilukis pemandangan kota besar dunia, habitat panda, tinju, balap mobil, dan sebagainya. Seandainya badan bus pariwisata diberi gambar objek wisata dan budaya Indonesia, alangkah efektif dan efisien untuk mempromosikan wisata Indonesia.
ARIF ROHMAN SALEH, guru SMPN 1 Wonomerto, Probolinggo.
Jika dicermati, banyak bus pariwisata yang badan luarnya dicat polos dan kadang dilukis pemandangan kota besar dunia, habitat panda, tinju, balap mobil, dan sebagainya. Seandainya badan bus pariwisata diberi gambar objek wisata dan budaya Indonesia, alangkah efektif dan efisien untuk mempromosikan wisata Indonesia.
ARIF ROHMAN SALEH, guru SMPN 1 Wonomerto, Probolinggo.
Sumber : Jawa Pos, Jumat 03 Januari 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar