Sabtu, 22 Februari 2014

HIDUPKAN LAGI SKJ DI SEKOLAH

SEBAGAI seorang ibu, saya cukup tergelitik mendengar keluhan putri saya yang setiap habis pelajaran olahraga di sekolahnya mengeluh badan sakit semua (Jawa : njarem). Sekuat apa pun saya berusaha untuk mengajak, melatih, dan memberikan contoh agar meluangkan waktu minimal seminggu tiga kali untuk berolahraga, hasilnya nihil. Putri saya enggan melakukan itu dengan berbagai alasan.
Saya jadi teringat masa-masa ketika saya sekolah pada era 1980-1990-an, ada senam rutin SKJ (senam kesegaran jasmani) disekolah sebelum jam belajar dimulai. Saya berharap, pemerintah menghidupkan kembali SKJ sebagai kewajiban anak-anak generasi penerus bangsa ini agar mereka terbentuk menjadi pribadi-pribadi yang bugar dan penuh disiplin. Juga agar para pelajar menjadi manusia tangguh yang bisa menjawab tantangan zama yang semakin kompetetif.
Sumber : Jawa Pos, Sabtu 22 Februari 2014

Jumat, 21 Februari 2014

SOLUSI LOMBA MENGUMPULKAN PASIR

SUDAH sepekan peristiwa letusan Gunung Kelud lewat. Masyarakat sekitar sibuk menyingkirkan abu dan pasir dari rumahnya masing-masing. Sementara sisa dampak erupsi tersebut masih menumpuk di pinggir-pinggir jalan. Hujan tak cukup kuat untuk membawa pasir yang lengket tersebut. Selain menciptakan polusi ketika kembali mengering, pasir itu rawan mengakibatkan kecelakaan bagi pengendara lalu lintas.
Menggugah kesadaran bersama akan kepentingan publik sepertinya butuh sedikit rangsangan. Sebaiknya, tiap kampung disekitar jalan raya mengadakan lomba mengumpulkan pasir terbanyak. Hadiahnya bisa didapatkan dari iuran bersama. Peserta dibuatkan daftar peringkat berdasr jumlah pasir yang dikumpulkan dalam karung dan berhak atas hadiah tersebut.
Sebuah solusi kecil, daripada mempersalahkan siapa yang harus bertanggung jawab atas kebersihan lingkungan. Menunggu datangnya relawan untuk mengumpulkan pasir-pasir tersebut sepertinya terlalu lama. Ancaman polusi dari debu-debu beterbangan adalah masalah serius yang butuh penanganan segera.
Sumber: Jawa Pos, Jumat 21 Februari 2014

Kamis, 20 Februari 2014

MENGAKTIFKAN LAGI KENTONGAN

DALAM menghadapi bencana, dibutuhkan komunikasi yang bersifat cepat, mudah diterima, dan akurat. Informasi yang diterima dapat mendorong semua orang segera mengambil keputusan menyelamatkan diri. Itu mengingatkan masa kecil saya akan kentongan sebagai alat komunikasi seluruh warga kampung. Meski kinisudah banyak alat komunikasi canggih yang bergantung pada daya listrik, sifat kentongan ternyata tak tergantikan dan perlu diaktifkan lagi penggunanaanya.
Kentongan dibunyikan untuk memberi tanda tentang peristiwa tertentu atau memanggil warga untuk berkumpul. Alarm pukul itu digunakan untuk memberi tanda telah terjadi gunung meletus, kebakaran, banjir bandang, atau bencana lainnya. Alat itu juga dipakai untuk memberi tahu adanya pencurian, perampokan, kematian, dan berbagai bentuk kejahatan. Tidak hanya saat darurat, kentongan juga dipukul pada jam-jam tertentu pada malam hari saat ronda guna menyatakan bahwa kondisi aman.
Pada masa lalu, kentongan wajib terpasang disetiap rumah penduduk. Pesan berantai dilaukan lewat pukulan kentongan jika ada kejadian gawat dan mengharuskan  seluruh warga keluar rumah atau mengungsi. Semua warga juga akan segera merespons dan mematuhi pesan yang diterima. Jadi, waktu itu jangan main-main memukul kentongan  kalau tak ingin warga berdatangan atau panik.
Sumber : Jawa Pos, Kamis 20 Februari 2014

Rabu, 19 Februari 2014

AL FATIHAH UNTUK RISMA

TRI RISMAHARINI  adalah wali kota Surabaya yang mencuri perhatian banyak orang hingga  menembus batas wilayah kota yang dipimpinya. Terlebih akhir-akhir ini, Risma dikabarkan hendak mundur. Jika beliau benar-benar mundur, rakyat Indonesia, bukan hanya Surabaya, akan kehilangan sosok pemimpin yang mau bekerja dan mengikhlaskan dirinya untuk kebaikan warga.
Banyak yang berharap Risma tetap menjalankan tugas sebagai wali kota. Bukankah Risma sendiri yang menyatakan takut dimintai pertanggungjawaban oleh Sang Mahakuasa setelah memimpin Surabaya? Mundur dari jabatan, padahal diminta oleh warga, juga merupakan tindakan tercela karena tidak mau mengemban amanat.
Rencana mundurnya Risma memunculkan gerakan #SaveRisma. Gerakan baik dan akan menjadi lebih baik lagi jika semua orang yang mendukung juga mendoakanya. Mengirimkan Al Fatihah sehabis salat untuk Risma agar mampu menghadapi tekanan. Al Fatihah...
Sumber : Jawa Pos, Rabu 19 Februari 2014

Selasa, 18 Februari 2014

BILIK ASMARA BUAT PENGUNGSI

DI MANA pun terjadi bencana, selalu timbul derita. Para pengungsi tidak hanya kehilangan anggota keluarga, hrta benda, kekurangan makanan, kedinginan ataupun terserang sakit. Psikologi mereka pun terganggu. Kondisi yang serba terbatas itu membuat emosi para pengungsi mudah terpicu, baik dengan orang lain, keluarga, maupun pasangannya. Apalagi, jika kebutuhan biologisnya tidak terpenuhi. Hal ini bisa merenggangkan keharmonisan rumah tangga.
Untuk itu alangkah baiknya bila ditempat pengungsian disediakan bilik asmara. Dengan bilik asmara, minimal para pengungsi dapat melupakan sejenak kepenatan. keharmonisan keluarga tetap terbangun, emosi terkendali. Setelah menyalurkan nafkah batin, mereka lebih tahan menghadapi cobaan dan bersemangat membangun kembali rumah serta lingkungannya.
Sumber : Jawa Pos, Selasa 18 Februari 2014

Senin, 17 Februari 2014

MENGELOLA BERKAH PASIR LETUSAN GUNUNG KELUD

DAMPAK erupsi Gunung Kelud menyebabkan hujan pasir vulkanis. Meski pasir itu berbahaya  bagi pernapasan, mata, dan kulit, di balik itu mengandung berkah bagi masyarakat. Pasir yang terkandung dan material vulaknis yang dimuntahkan gunung berapi adalah pasir kualitas terbaik yang bisa dimanfaatkan  untuk berbagai keperluan sehari-hari. Misalnya, untuk bahan bangunan.
Kandungan silika yang tinggi mmbuat kualitasnya menjadi sangat baik. Ujung silika yang runcing membentuk partikel yg memiliki sudut. Pola partikel bersudut itulah yang membuat ikatan pasir gunung berapi  tinggi membuat ikatan pasir gunung api dengan semen menjadi lebih kuat. Selain silika, pasir gunung api memiliki kandungan besi sehingga baik untuk campuran bahan bangunan.
Paair gunung api bisa juga untuk penjernih air. Pola silika yang berujung runcing membuat kemampun pasir menyerap partikel yang tidak diinginkan oleh air jauh lebih baik daripada pasir biasa.
Adapun debu gunung berapi sangat baik dipakai untuk mengambilkan kesuburan tanah. Karena itu, alangkah baiknya, pasir tersebut dikelola agar tidak mubazir. Namun, perlu di ingat, pasir itu berbahaya, jadi selalu pakailah masker.
Sumber : Jawa Pos, Senin 17 Februari 2014

Sabtu, 15 Februari 2014

HEMAT KERTAS, KURANGI SAMPAH

SAYA cukup senang dan terbantu dengan banyaknya fasilitas ATM di kota saya. Seperti biasa, ketika saya mengambil uang ATM, saya melihat banyak sekali kertas setruk berceceran didekat tempat sampah yang berada disekitar ATM.
Hmm, meski sudah ada tempat sampah, masih ada saja kertas yang tercecer. Itu berarti para pengguna fasilitas ATM membuang kertas itu asal saja, tidak memasukkan ke tempat sampah dengan benar. Jika tahu seperti itu, biasanya saya masukkan kertas setruk tersebut ke tempat sampah.
Beberapa minggu kemudian saya kembali mengambil uang di ATM. Saya sempat terkejut karena setelah uang saya ambil, kertas struk tidak. Ya, saya rasa dengan tidak keluarnya kertas struk itu lebih baik daripada boros kertas. lagi pula, saya kan hanya perlu untuk mengethaui sisa saldo dan uang yang kita ambil bisa keluar. Kalau cuma kertas struk yang tidak keluar, tidak ada masalah.
Kalau uang atau kartu ATM tidak keluar, itu yang bikin cemas.
Sumber : Jawa Pos, Sabtu 15 Februari 2014

Jumat, 14 Februari 2014

STOP BULLYING DENGAN CUKUR GUNDUL

SEKOLAH merupakan tempat berlangsungnya proses belajar mengajar. Namun, banyaknya tindak kejahatan yang melibatkan siswa, baik di dalam maupun diluar sekolah, adalah bukti lemahnya pengawasan terhadap anak. Bahkan, akhir-akhir ini khasus bullying disekolah menjadi semacam tren bagi sebagian siswa yang sering melanggar tata tertib.
Bullying menjadi kegiatan yang sering menimbulkan korban, terutama teman sesama sekolah. Tidak hanya korban fisik, tetapi juga korban batin akibat cemoohan atau penyiksaan dari si pembuat onar. Tindakan bullying bisa terjadi dimana saja, terutama tempat-tempat yang tidak diawasi guru atau orang dewasa lain.
Seharusnya ada sanksi tegas yang membuat jera si pelaku bullying dilingkungan sekolah. Cukur gundul (plontos) mungkin bisa dijadikan alternatif bentuk sanksi yang memberikan efek jera bagi pelakunya. Dengan sanksi itu, selain jera, tentu pelaku malu dengan penampilan barunya yang plontos.
Sumber : Jawa Pos, Jumat 14 Februari 2014

Kamis, 13 Februari 2014

KPU HARUS TEGAKKAN ATURAN

PANDANGAN kita cukup terganggu di sepanjang jalan karena beredarnya gambar para caleg, baik caleg DPR, DPD, maupun DPRD. Bukan hanya dijalan-jalan kecil, ditiap sisi sepanjang jalan raya juga terlihat.
Beruntung kalau gambarnya bagus, nah kalau gambarnya tidak layak, untuk apa? Poster ditempelkan dipepohonan, tiang listrik, dan papan tempat-tempat yang sengaja ditata untuk dipublikasikan. Bahkan, ada yang menggunakan baliho ukuran big full. Lebih parah lagi, ada yang menambahkan foto ulama yang disegani masyarakat setempat.
Padahal, peraturan KPU No 15 Tahun 2013 sudah jelsa mengatur. Sebaiknya KPU memberikan sanksi yang jelas dan tegas kepada para pelanggar karena waktu pencoblosan tinggal dua bulan lagi. Keputusan KPU harus dilaksanakan semua pihak.
Sumber : Jawa Pos, Kamis 13 Februari 2014

Rabu, 12 Februari 2014

PESAN MORAL TIMNAS U-19

KEMENANGAN timnas atas tim pra-PON Jateng pada pertandingan uji coba di Stadion Manahan, Solo, Senin malam lalu (10/2) membuktikan bahwa tim Garuda Muda Indonesia benar-benar tangguh dan patut dibanggakan. Tak pandang kelas lawan, kelas lokal atau nasional, timnas U-19 tetap dan terus menunjukan penampilan terbaiknya tanpa rasa angkuh sama sekali. 
Disamping itu, ada beberapa kebiasaan timnas U-19 yang kalau kita amati bisa menjadi pesan moral. Misalnya selebrasi pemain dengan sujud syukur setelah tercipa gol, berdoa sebelum bermain, dan mencium tangan pelatih saat pergantian pemain.
Sujud syukur menunjukkan ungkapan rasa bahagia tanpa harus melupakan Tuhan, Zat Yang Mahakuasa. Doa sebelum bermain menunjukkan bahwa segala sesuatu harus dimulai dengan menyebut nama-Nya, hanya kepada-Nya tempat meminta pertolongan. Juga, mencium tangan pelatih yang telah mengajarkan sesuatu, dimana pelatih adalah "guru" yang memang pantas dihormati oleh "murid".
Yang dibiasakan timnas U-19 itu tidak ubahnya pelajaran penting yang patut ditiru siapa pun, tanpa harus mereka pemain atau klub sepak bola negeri ini. Hal itu merupakan dakwah bil hal (perilaku) yang pada umumnya lebih berpengaruh daripada sekadar dakwah bil lisan (kata-kata).
Sumber  Jawa Pos, Rabu 12 Februari 2014

Selasa, 11 Februari 2014

BERSAHABAT DENGAN BUMBU DAPUR

SEBAGAI seorang ibu rumah tangga, terkadang saya dibuat pusing dengan harga beberapa komoditas yang tiba-tiba melambung tinggi.
Anda yang sering terjun ke dapur tentu masih ingat ketika beberapa waktu lalu harga cabai meroket. Harga tomat pun hingga hari ini masih tinggi dipasaran. Bahkan, yang pernah membuat geger adalah harga jahe yang kenaikannya luar biasa. Mengapa ini bisa terjadi? Padahal, biasanya jahe menjadi bumbu yang diremehkan karena hampir semua ibu-ibu menanamnya dikebun mereka. Iya, kita kebingungan karena kebiasaan menanam empon-empon mulai ditinggalkan.
Untuk itulah, saya memulai berhemat dan bersahabat dengan tanaman, dari dapur saya sendiri. Cabai dan tomat yang membusuk biasanya saya keringkan bijinya, lalu saya sebar di halaman.
Jahe, kunyit, atau kencur yang mulai tumbuh tunasnya juga saya pindahkan ke tanah. Saya juga melakukanya pada daun bawang. Yang saya dan batangnya yang berwarna putih saya tanam kembali. Lumayan lho, bisa kita manfaatkan hingga tiga kali tumbuh karena badan tanaman tersebut makin lama akan mengecil.
Sekarang saya bisa menekan pengeluaran bila harga bumbu dapur naik.
Sumber : Jawa Pos, Selasa 11 Februari 2014

Senin, 10 Februari 2014

MEMILIH MANTEL YANG TEPAT

DI pasaran saat ini setidaknya ada dua jenis jas hujan, model ponco atau Batman serta model setelan celana dan atasan. Ada beberapa pengendara sepeda motor yang  mengalami kecelakaan karena memakai mantel model ponco. Sebab, model mantel jenis itu terbuika dan menyiksa juba layaknya Batman yang lebar menjulur ke belakang. Saat kendaraan melaju kencang, jubah itu menutupi lampu rem dan sein belakang motor sehingga mengakibatkan terjadinya kecelakaan.
Hal ini yang membuat mantel jenis Batman tidak aman bagi pengendara sepeda motor adalah berisiko tersangkut jari-jari dan rantai kendaraan. Tentu saja itu sangat membahayakan pengendara bila laju sepeda motor sedang kencang. Sebab, dia bisa ikut tertarik dan jatuh.
Pengendara sepeda motor harus bijak memilih mantel demi menjaga keselamatan dirinya dan pengendara lain. Sebaiknya digunakan mantel model celana dan atasan. Mantel jenis itu lebih rapi dan lebih aman bila dikenakan saat mengendarai sepeda motor.
Sumber : Jawa Pos, Senin 10 Februari 2014

Sabtu, 08 Februari 2014

HINDARI SMAWRUT DENGAN GALERI SPANDUK PEMILU

MENJELANG pemilu, bertebaran spanduk calon anggota legislatif (caleg) yang mewarnai jalan raya. Ada yang ditempel ditembok, dipasang di tempat-tempat strategis, bahkan banyak juga yang ditempel dipohon-pohon pinggir jalan.
Efeknya, masyarakat semakin terganggu dengan banyaknya atau pohon yang tidak indah lagi. Walaupun ada juga sebagian masyarakat yang diuntungkan karena bisnis percetakanya laku, tidak sedikit masyarakat yang menyayangkan hal itu.
Seharusnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyiapkan satu tempat khusus disetiap kota di Indonesia untuk memasang spanduk atau foto-foto caleg. Tempat khusus itu bisa berupa lapangan atau sebuah gedung yang bisa menjadi galeri. Selain lebih tertib, keindahan kota tetap terjaga. Pembuatan galeri tersebut juga bisa menjadi alat edukasi politik bagi para calon pemilih. Semua calon mendapat titik promosi yang sama dan adil.
Sumber : Jawa Pos, Sabtu 08 Februari 2014

Jumat, 07 Februari 2014

PELAJARAN TAMBAHAN SISWA KORBAN BANJIR

BANJIR yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia akhir-akhir ini mengakibatkan kegiatan belajar mengajar (KBM) di beberapa sekolah terhambat. Bahkan, banyak sekolah yang meliburkan siswanya karena banjir. Jika kondisi tersebut berlangsung terus-menerus, tentu penyampian kurikulum atau materi pelajaran kepada siswa-siswi di sekolah bersangkutan tertinggal jika dibandingkan dengan sekolah yang lain.
Ada baiknya sekolah-sekolah yang meliburkan siswa-siswinya gara-gara banjir itu memberikan pelajaran tambahan diluar jam sekolah. Itu bertujuan untuk mengejar ketertinggalan materi pelajaran sehingga kegiatan belajar mengajar (KBM) bisa berjalan dengan efektif sesuai harapan dan tidak tertinggal oleh sekolah lain yang tidak menjadi korban banjir.
Sumber : Jawa Pos, Jumat 07 Februari 2014

Kamis, 06 Februari 2014

PENDIDIKAN MEMPEROLEH SIM

DALAM upaya mengamalkan peraturan berllu lintas, polisi sering merazia kelengkapan, seperti helm, kelayakan motor, dan SIM (surat izin mengemudi). Tanpa alasan, masyarakat yang tidak memenuhi kelengkapan itu akan terkena sanksi berupa tilang atau sidang.
Sangat banyak masyarakat yang menjadi korban tilang karena belum memiliki SIM. Mereka mengaku sudah pernah mencoba mendaftar mencari SIM, tapi gagal. Melihat banyaknya jumlah pendaftar SIM di berbagai kota yang mengalami kegagalan, seharusnya pemerintah bekerja sama dengan polisi untuk memberikan penyuluhan-penyuluhan mengenai pendidikan untuk mendapatkan SIM di sekolah-sekolah atau di desa-desa. Tujuanya, hak masyarakat untuk berkendara dan mendapatkan SIM akan lebih mudah tercapai.
Sumber :Jawa Pos, Kamis 06 Februari 2014

Rabu, 05 Februari 2014

MULAILAH TANPA ASBAK

ROKOK masih menjadi kajian utama diberita kesehatan. Banyak penyakit mematikan yang ditimbulkan. Salah satunya kanker paru. Misalnya, yang dialami bintang tampan iklan rokok Marlboro, Wayne McLaren, yang akirnya meninggal setelah terkena kanker paru akibat rokok.
Tidak jarang para aktivis mengampanyekan stop rokok untuk mengingatkan bahaya merokok. Namun, para perokok tetap diam dan terkesan enjoy. Padahal, jika dilihat dari bungkus rokok, sudah ada label peringatan penyakit yang ditimbulkan. Bahkan, label terbaru lebih ekstrem lagi, "rokok membunuhmu".
Rokok tidak hanya membahayakan peroko, tetapi juga merugikan orang lain. Tidak jarang tamu dirumah kita merokok, sedangkan kita buikan perokok. Bisa jadi itu kesalahan kita yang terbiasa menyediakan dan menyuguhkan asbak abu rokok. Lebih bijak jika kita tidak lagi membiasakan menyuguhkan asbak bagi tamu. Dengan sendirinya, tamu akan berpikir dan merasa sungkan untuk merokok.
Sumber : Jawa Pos, Rabu 05 Februari 2014

Selasa, 04 Februari 2014

DESAIN BARU RUMAH TAHAN BANJIR

BANJIR seolah menjadi budaya di ibu kota dan sekitarnya. Berbagai upaya dilakukan. Namun, bencana banjir selalu saja tiba dan menyusahkan masyarakat. Riilnya, banjir selalu membawa koban dan warga selalu mengungsi. saya menyarankan untuk membikin J-House antisipasi banjir. Nama yang berawalan huruf J itu sengaja dipilih untuk wilayah Jabodetabek yang tidak pernah lepas dari bencana banjir.
J-House bisa menjadi rumah bagi warga untuk mengantisipasi banjir. Menggunakan sistem jack up, rumah itu bisa dinaikan sampai diatas ketinggian air saat banjir datang. Ketika hujan telah berhenti dan banjir mulai surut, rumah diturunkan kembali ke posisi semula. Diharapkan, rancangan J-House tersebut bisa menjadi solusi alternatif masalah banjir yang akhir-akhir ini mengguyur rumah warga di Jabodetabek.
Sumber : Jawa Pos, Selasa 04 Februari 2014

Senin, 03 Februari 2014

BAK TRUK SAMPAH DITUTUP TERPAL

SABTU pagi (1/2) saya mengendarai sepeda motor dijalan raya. Beberapa saat melaju, saya berada dibelakang truk sampah. Karena jalanan ramai, apa boleh buat saya terpaksa di belakangnya dalam beberapa waktu. Kontan saja bau tak sedap menyengat hidung. Sambil terus melaju, tampak sampah plastik melayang dari atas bak truk. Andai sampah plastik tersebut terbang dan menutupi wajah pengendara, pasti sangat berbahaya. Maka, begitu ada kesempatan, saya segera menyalip truk sampah tersebut.
Memang truk sampah punya peran vital untuk kebersihan dan kesehatan. Tetapi, jika kondisi dan cara angkutnya tidak diperhatikan, itu justru menjadi sumber polusi udara dan penyakit. Truk sampah dengan bak tertutup tentu lebih efektif. Sebaiknya saat mengangkut sampah, baknya ditutup terpal.
Sumber : Jawa Pos, Senin 03 Februari 2014

Sabtu, 01 Februari 2014

BERHENTI MENGELUHKAN CUACA

SAAT hujan turun, terlebih hingga mengakibatkan banjir, banyak yang beranggapan bahwa air terlalu berlebihan turun. Orang-orang kemudian mengeluhkan kondisi cuaca dengan hujan deras yang terus mengguyur tanpa henti. Saat sungai-sungai mulai meluap dan lingkungan sekitar semakin terendam air, orang akan semakin berharap cuaca tidak semakin buruk dan genangan air bisa surut.
Pemahaman itu harus diubah. Jika kita perhatikan, siklus air di bumi ini relatif tetap. Jadi, air sebenarnya tidak pernah terlalu banyak turun hingga mengakibatkan banjir. Yang ada hanya air yang tidak mendapat tempat karena kekurangan tempat resapan air dan saluran air yang tidak lancar.
Jika pemahaman itu sudah benar, nanti ada kesadaran untuk mengelola dan merawat lingkungan agar air yang turun bisa mendapat tempat yang ideal. Bentuk kesadaran itu, antara lain, tidak membuang sampah di tempat aliran air dan merawat lingkungan hijau.
Sumber : Jawa Pos, Sabtu 01 Februari 2014