Selasa, 12 November 2013

KPK ITU BERNAMA ISTRI

KORUPSI tak pernah sepi untuk diperbincangkan. Misalnya, yang diberitakan baru-baru ini, onkum bea dan cukup diduga korupsisebesar Rp 11 miliar. Untuk menyamarkan transaksi haram itu, uang dikirim melalui rekening sang istri. Bisa kita lihat bahwa siapa pun bisa terlibat dalam tindakan korupsi.
Sebagai pengatur keuangan rumah tangga, istri seharusnya bisa mengontrol keuangan rumah tangga. Dia wajib juga mengetahui sumber keuangan itu berasal, termasuk perkiraan besarnya pendapatan suami. Dengan demikian, ketika uang yang diterima suami melebihi pendapatan biasanya, sang istri seharusnya mengajukan pertanyaan, "Dari mana uang ini berasal?"
Meski bukan pejabat, tiap kali suami berangkat kerja, tak lupa saya berpesan, "jangan bawa rezeki haram, biar sedikit yang penting halal."
Sumber : Jawa Pos, Selasa 12 November 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar