MEMPERINGATI hari AIDS, pemerintah kembali menyelenggarakan Pekan Kondom Nasional (PKN). Kegiatan yang diadakan selama sepekan ini bermaksud mengajar masyarakat supaya berkegiatan dari penularan penyakit. Program PKN ini diklaim efektif menurunkan "jumlah penambahan" penderita HIV/AIDS.
Tapi, apakah alat ini membuat para istri tenang karena para suami idak jajan (berzina) atau selingkuh? Para ibu atau ayah tidak khawatir putra-putrinya coba-coba bermain seks (berzina) karena mesra aman? Lebih lagi, apakah dengan seks aman, kita sebagai insan beriman aman dari azab Tuhan?
Cukuplah kondom untuk suami-istri. Tak perlu dibagikan gratis dirmah-rumah hiburan, disepanjang truk yang antre, apalagi di kalangan pelajar dan mahasiswa.
Cukuplah kondom untuk suami-istri. Tak perlu dibagikan gratis dirmah-rumah hiburan, disepanjang truk yang antre, apalagi di kalangan pelajar dan mahasiswa.
Sumber :Jawa Pos, Selasa 03 Desember 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar