Kamis, 07 November 2013

GERAKAN RP 100 UNTUK BACAAN

SAYA adalah ibu sekaligus guru kelas 1 sekolah dasar di Gunung kidul, dekat perbatasan dengan Jawa Tengah. Tugu perbatasan Jawa Tengah terlihat jelas dari balik jendela kelas saya. Murid saya satu kelas sebanyak 20 anak dari jumlah keseluruhan 97 siswa SD kami.    
Saya ajari mereka untuk rajin membaca. Karena kawasan kami masih tertinggal, kami serba terbatas. Kami mempunyai perpustakaan, tetapi bukanya tak cocok untuk anak kelas 1 yang belum lancar membaca.
Sayapun menjalankan ide, agar setiap anak menyisihkan Rp 100 (seratus rupiah) dari uang sakunya setiap hari. Tetapi, andai anak tidak mampu menyisihkanya, saya memakluminya. Minimal Rp 10.000 itu terkumpul sepekan atau satu bulan sekitar Rp 45.000-Rp 48.000. Kami bisa membeli 3-4 buku dan kami pinjamkan secara bergilir. Apa pun alasanya, bisa ada kemauan, kemiskinan bukan halangan untuk maju.
Sumber : Jawa Pos, Kamis 07 November 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar