Sabtu, 30 November 2013

MAHASISWA, SILATURAHMILAH...

TOKOH-tokoh seperti Soekarno, Muhammad Hatta, Muhammad Yamin adalah para mahasiswa di zamanya. Mereka berasal dari kampus yag berbeda, namun memiliki visi yang sama, yaitu kemerdekaan bangsa Indonesia. Kita bisa menemukan potret yang hampir serupa pada peristiwa Mei 1998. Siapakah pelaku pergerakan reformasi? Mereka adalah para mahasiswa dari berbagai kampus yang memiliki visi yang sama, yaitu reformasi.
Memasuki masa reformasi, cara mahasiswa semakin memudar. Para mahasiswa kadang malah menyibukkan diri dengan tawuran di antara mereka. Memilukan.
Alangkah indahnya jikalau antarbadan eksekutif mahasiswa atau antaraktivis mengadakan silaturahmi. Silaturahmi ini mampu mengikat tali persahabatan para mahasiswa antarkampus.
Relasi baik dan untuk bersama-sama berjuang demi kepentingan bangsa. Ingatlah bahwa sebentar lagi negara Indonesia memasuki tahun politik. Mahasiswa selayaknya menjadian panggung ini untuk politik kebangsaan, yang mungkin tereduksi olehb politik kepartaian. Ayo, kita rintis.
Sumber : Jawa Pos, Sabtu 30 November 2013

Jumat, 29 November 2013

KALAU PRESIDEN MOGOK...

Ibu: Nak, tolong belikan ibu nasi bungkus di depan!
    Anak: Warung mogok, Bu. Pasang spanduk, "Semoga kalian tidak pernah lapar agar kalian tidak butuh kami".
    Ibu: Kalau begitu, tolong belikan beras saja!
    Anak: Petani mogok, Bu. Di tiap sawah ada poster, "Semoga makanan pokok kalian bukan nasi agar kalian tidak butuh petani".
    Ibu: Ayo, keluar saja, kita jalan hati-hati...
    Anak: Tapi, bagaimana kalau rumah kemalingan lagi, polisi pasang spanduk. "Semoga kalian tidak kemalingan agar kalian tidak butuh polisi".
    Ibu: Aduh kamu ini bikin asma ibu kumat, cepat panggilkan dokter...
    Anak: Tak bisa, Bu. Di rumah sakit tertulis, "Semoga kalian tidak sakit agar kalian tidak butuh dokter".
    Ibu: Kalau semuanya arogan begini, ibu pilih mati saja. Ibu berwasiat, kalau bisa, kamu jadi presiden agar bisa memperbaiki kondisi mogok masal ini
    Anak: Saya tidak mau jadi presiden, Bu. kalau pingin mogok, tidak bisa menulis, "Semoga kalian sejahtera agar kalian tidak perlu presiden".
    Ibu: Loh, kok begitu?
    Anak: Kalau dokter mogok, antre se sakit terlantar. Kalau polisi mogok, antre orang protes karena terganggu keamananya. Kalau petani mogok, antre orang kelaparan. Tetapi, kalau presiden mogok, antre yang mau menggantikan.
Sumber : Jawa Pos, Jumat 29 November 2013

Kamis, 28 November 2013

MENGAPA BAHU JALAN TOL MULUS?

SETIAP pagi sangat sengit komentar di radio atas mobil-mobil yang lewat bahu jalan tol Surabaya. Oke, itu melanggar aturan. Kalau tepergok polisi, mereka pasti ditilang. Tetapi, saya kira banyak sekali mobil lewat bahu jalan tol karena diberi "insentif" oleh keadaan tol itu sendiri.
Makin padatnya volume kendaraan makin membuat jalan tol dua lajur kewalahan. Saya kira bukan tanpa sengaja pengelola tol membuat bahu jalan semulus lajur utama. Ketika jam-jam padat, bahu jalan memang bisa menjadi penyelamat sebagai " Jalur ketiga " agar tol tidak merambat atau macet. "Kebetulan" pada jam-jam berangkat dan pulang kantor jarang patroli polisi lewat.
Kalau memang bahu jalan itu khusus untuk kedaruratan kembalikan seperti dulu: jalanya kasar berbatu dan geradag-geradag kalau untuk ngebut. Dengan begitu, siapa pun yang meluncur di bahu jalan akan "menderita" kalau tak berhenti karena darurat. Jangan malah dipermulus seperti "lajur ketiga".
Sumber : Jawa Pos, Kamis 28 November 2013

Rabu, 27 November 2013

PERLU HELM BERPEMBERSIH KACA

PADA musim hujan seperti sekarang ini, setiap orang hendaknya menyediakan payung, jas hujan, plastik pembungkus tas, dan perlengkapan lain. Mereka juga harus berhati-hati. Guyuran hujan mengakibatkan jalan licin dan rawan terjadi kecelakaan bagi pengendara motor.
Pengendara motor adalah yang paling terganggu dengan hujan karena pandangan mereka menjadi buram. Air hujan didepan kaca helm sangat mengurangi ketajaman pandangan. Apalagi kalau hari mulai gelap. Mereka hanya akan melihat denga jelas ketika kaca helm dibuka.
Karena itu, perlu diciptakan helm dengan pembersih kaca yang bisa bergerak otomatis seperti yang terdapat di mobil. Pasti akan membantu kejernihan pandangan. Bukankah ketika ada keluhan tempurung helm bisa sangat panas panas ada inovasi helm berpendingin? Kini ada baiknya ada juga helm berpembersih kaca bertenaga baterai kecil.
Sumber : Jawa Pos, Rabu 27 November 2013

Selasa, 26 November 2013

JAUHKAN MANTAN KETIKA BERMASALAH

BANYAK orang yang mengalami masalah rumah tangga. Agar masalah yang sedang dihadapi tidak semakin lebar,  janganlah sekali kali Anda melibatkan mantan. Mungkin maksudnya baik dengan sharing dengan mantan untuk mencari jalan keluar. Tapi, percayalah, jika Anda menginginkan jalan keluar yang tepat dengan pasangan, melibatkan mantan untuk urusan rumah tangga adalah hal yang fatal. Selain rawan terjebak persaan masing-masing, sensasi nostalgia justru akan menimbulkan masalah baru. Hubungan mantan dengan pasangananya juga bisa runyam. 
Ada baiknya mereka yang sedang bermasalah rumah tangga berbagi ke lembaga layanan yang tepat. Jika benar-benar menginginkan solusi yang objektif atas permasalahan rumah tangga, Anda tidak perlu segan mendatangi layanan nirlaba yang layak menjadi second opinion bagi Anda selain keluarga dan teman-teman yang mengerti masalah rumah tangga. Mereka lega, kerahasiaan pun pasti dijaga.
Sumber : Jawa Pos, Selasa 26 November 2013

Sabtu, 23 November 2013

KAMPANYE DENGAN BUKU SAKU

PEMILU legislatif 2014 tinggal hitungan bulan. Kebanyakan baliho, spanduk, maupun banner berisi slogan-slogan bombatis ditambah saya narsis caleg dengan mendompleng nama-nama besar seperti Soekarno dan Soeharto. Dengan media kampanye tersebut, masyarakat tidak tahu apa gagasan, ide, konsep, solusi, maupun pemikiran politik si caleg terhadap permasalahan rakyat, daerah, maupun bangsa yang akan mereka wakili.
Lain cerita bila mereka menelurkan gagasan maupun ide politiknya dalam buku (saku) atau tulisan di media cetak yang terbaca masyarakat. Dengan begitu, masyarakat pemilih akan mengerti sekaligus memahami gagasan, ide, serta tawaran solusi dari para caleg  atas persoalan kerakyatan maupun kebangsaan melalui buku (saku) atau tulisan yang mereka buat.
Namun, buku (saku) sebagai media cerdas kampanye perlu diimbangi blususkan: menemui dan memahami, bila perlu memberikan solusi atas permasalahan rakyat maupun bangsa. Kepada para caleg, menulislah buku dan bagilah gagasan Anda. Kurangi membuat dan memajang baliho!
Sumber : Jawa Pos, Sabtu 23 November 2013

Jumat, 22 November 2013

MEMERINGKAT KEGALAUAN

MASALAH, masalah, masalah. Begitulah keluhan yang sering diderita dan setiap hari berputar dibenak manusia. Namun, tak perlu khawatir karena terdapat solusi mujarab yang mampu mengusir penyakit tersebut. Cara yang cukup sederhana serta tak perlu ongkos.
Pertama, kita hanya perlu mengambil sebatang pensil dan selembar kertas. Kemudian, menuliskan masalah-masalah yang kita hadapi saat ini. Setelah semua tuntas tertulis, kita hanya perlu merangking (memeringkat) masalah-masalah tersebut mulai dari masalah terberat hingga teringan.
Setelah itu, kita tinggal menyelesaikan masalah-masalah yang kita hadapi mulai dari yang paling berat dan mendesak hingga yang paling ringan. Saat satu masalah terlampaui, kita tinggal melangkah ke check list berikutnya. Begitu pula seterusnya.
Sebuah masalah itu tidak sekadar direnungi atau diratapi, namun perlu ditindaklanjuti.
Sumber : Jawa Pos, Jumat 22 November 2013

Kamis, 21 November 2013

MENEGUR PEROKOK DENGAN BATUK

MEROKOK dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, serta gangguan kehamilan dan janin. Sudah ada peringatan bahaya di bungkus rokok, tapi ternyata masih banyak orang merokok, mulai anak-anak muda hingga orang yang sudah lanjut usia. Saya dan mungkin banyak orang punya cara untuk menegur orang yang merokok disamping atau disekitar saya, yaitu dengan batuk-batuk dan mengibaskan tangan didepan hidung.
Ketika di sekitar saya ada yang merokok, entah dimobil, di ruang kerja, di warung makan, dan dimana pun, saya langsung mengeluarkan jurus jitu tersebut. Saya langsung batuk-batuk. Asap rokok memang sangat mengganggu konsentrasi saya.
Daripada menegur dengan kata-kata, batuk adalah jurus yang tepat dan cara yang halus untuk mengingatkan mereka. Akhirnya melihat saya batuk-batuk si perokok langsung menjauh atau mematikan rokoknya.
Sumber : Jawa Pos, Kamis 21 November 2013

Rabu, 20 November 2013

PINTAR DENGAN MAINAN GRATISAN

SAYA pernah menjadi pembina dalam klub edukasi anak-anak dilingkungan rumah. Setiap Minggu pagi, anak-anak usia TK-SD berkumpul untuk bermain sambil belajar berbagai hal. Karena dana yang terbatas, kami, para pembina, harus selalu mencari ide-ide kreatif. Ternyata, banyak sekali media yang bisa kami memanfaatkan sebagai tahan belajar dengan biaya sangat murah atau bahkan gratis.
Suatu kali kami belajar tentang tekstur benda padat dan cair dengan bahan tepung tapioka dan air. Anak-anak bisa juga bermain "tebak benda" dengan memanfaatkan alat-alat, boneka, dan benda lain yang ada dirumah. Memory game ini lalu berkembang menjadi "tebak bumbu" dengan memanfaatkan berbagai bumbu di dapur.
Melatih kreativitas? Bawa saja kaleng atau kardus bekas warna-warni. Belajar sains? Bermain saja dengan air, ember, gayung, botol atau gelas plastik bekas. Masih banyak lagi ide lainya. Ide-ide yang terkumpul ini saya manfaatkan juga untuk bermain bersama anak dirumah. Murah ya?
Sumber : Jawa Pos, Rabu 20 November 2013

Selasa, 19 November 2013

KURANGI BERAT RANSEL ANAK

TIAP kali membantu membawakan tas ransel anak untuk dikenakan dipundaknya, saya merasa bobotnya sudah melebihi kewajaran untuk anak sesuai kelas satu sekolah dasar. Isi tas tersebut adalah buku  tulis, buku paket, buku LKS, dan sedikit bekal makan dan minuman si kecil. Saya khawatir beban berat tersebut mempengaruhi tumbuh kembangnya, selain menguras energinya.
Sebaiknya pemerintah membuat kebijakan dengan meringankan punggung si kecil. Misalnya, mewajibkan pihak penerbit mencetak buku-buku tersebut dengan bahan kertas yang lebih ringan. Pihak sekolah juga perlu membuat satu buku tulis untuk dua atau tiga mata pelajaran sekaligus. Dana APBN untuk pendidikan yang lebih dari Rp 350 triliun juga bisa digunakan untuk menyediakan loker di sekolah untuk menyimpan buku-buku paket.
Buku memang gudangnya ilmu. Namun, jangan sampai buku-buku tersebut membebani fisik dan tumbuh kembang anak.
Sumber : Jawa Pos, Selasa 19 November 2013

Senin, 18 November 2013

KAGETKAN UNTUK STOP CEGUKAN

DALAM banyak khasus, orang tak berhenti cegukan walau sudah minum air. Saya juga pernah mengalaminya. Empat gelas sudah saya minum, namun masih hik..hik..hik. Padahal, saat itu saya sedang belajar untuk mempersiapkan ujian akhir semester bersama teman sekamar. Mungkin karena teman saya merasa terganggu dengan suara cegukan itu, tiba-tiba dia keluar dari kamar.
Saat suasana hening dan hanya ada suara cegukan, tiba-tiba, "Dor!" Lalu, dia tertawa dan berkata, "Sekarang cegukanmu sudah berhenti." Saya baru sadar bahwa cegukan yang sangat mengganggu itu sudah berhenti.
Sumber : Jawa Pos, Senin 18 November 2013

Sabtu, 16 November 2013

MENDIDIK MAJIKAN PRT

SELAMA ini, kita hanya menyaksikan pekerja rumah tangga (PRT) dibebani banyak tugas. Mereka pertama-tama dituntut bisa ini itu, misalnya cara memasak, cara merawat bayi, dan cara memakai alat-alat pembersih rumah lainya. Namun, di sisi lain majikan kurang memperhatikan aspek psikologis PRT, misalnya saat pembantu terlalu letih. Karena itu, muncul kemungkinan PRT yang melawan dan menentang majikanya sendiri.
Majikan mestinya menyadari bahwa PRT juga manusia. Majikan juga harus diberi edukasi yang memadai mengenai cara memperlakukan pekerja, hak-hak pekerja, dan kehidupan pekerja yang layak. Selama ini, yang mendapatkan pelatihan hanyalah PRT, majikan tidak pernah diberi pemahaman tentang bagaimana menjadi majikan yang baik. Dengan begitu, antara majikan dan PRT akan terpenuhi hak-hak serta kewajiban yang manusiawi. PRT pun akan lebih segan kepada majikanya.
Sumber : Jawa Pos, Sabtu 16 November 2013

Jumat, 15 November 2013

RELAKSASI DENGAN SENAM MATA

BEKERJA di depan komputer atau menonton TV seharian mengakibatkan mata lelah seperti tertekan, berair, dam kepala pusing. Hal itu disebabkan oto mata kita tegang gara-gara otak berfokus pada satu titik selama beraktivitas di depan layar. Itu pertanda sudah waktunya mata Anda beristirahat.
Banyak cara untuk merelaksasikan otot mata. Saya melakukan yang paling sederhana, yaitu "senam mata". Tutup mata dengan jari tangan yang dirapatkan kurang lebih selama 20 detik. Buka mata dan gerakkan bola mata ke atas, ke bawah, ke kanan, dan ke kiri masing-masing selama lima detik. Ulangi langkah itu 5-10 kali.
Arahkan pandangan ke objek yang jauh seperti memandang langit dan berusaha fokus selama tiga detik. Kemudian arahkan ke objek yang dekat dan tahan pandangan selama tiga detik. Selama melakukan aktivitas yang melelahkan mata, perbanyaklah berkedip untuk mencegah dehidrasi mata. Memijat area sekitar mata dengan pelan juga dapat merangsang kelenjar mata untuk mencegah mata kering.
Sumber : Jawa Pos, Jumat 15 November 2013

Kamis, 14 November 2013

TUNGGU 50 TAHUN ATAU E-TRAINING

UNTUK naik pangkat, guru wajib mengikuti serangkaian Penilaian Keprofesionalan Berkelanjutan (PKB) yang salah satu unsurnya adalah pengembangan diri dengan pelatihan. Perangkat kredit, guru harus ikut diklat 30-80 jam. Kalau sehari 8 jam, guru wajib ikut pelatihan selama 4 hari. Total nilai yang diperoleh 32. Nah, kalau salah satu diklat harus membaya Rp 150.000,00, dibutuhkan Rp 600.000 perangkat kredit. 
Di Jawa Timur, ada 250.000 guru (dari 3 juta guru di Indonesia). Instruktur yang ada hanya mampu melatih 5.000 guru per tahun.
Secara matematis, waiting list tiap guru untuk mengikuti diklat adalah 50 tahun! Terus kapan guru bisa naik pangkat?
Solusinya, salah satunya, adalah e-training. Lembaga penyelenggara e-training harus terdaftar dan diakreditasi sehingga tidak abal-abal. Pesertanya harus punya komputer jinjing, e-mail, modem, dan yang tidak kalah pentingnya adalah bisa mengoprasikan.
Sumber : Jawa Pos, Kamis 14 November 2013

Rabu, 13 November 2013

HANDUK BASAH LAWAN KOMEDO

KULIT wajah yang jarang dibersihkan dapat memicu timbulnya komedo. Komedo muncul karena minyak yang berlebih dibagian wajah dan jarang dibersihkan. Komedo biasanya muncul dibagian hidung. Ada cara yang mudah dan tidak membutuhkan biaya untuk menghilangkan komedo, yakni mrnegusapkan handuk basah yang kita pakai sehabis mandi pada bagian yang terdapat komedonya sambil ditekan.
Cara itu sungguh efisien. Sebab, biasanya untuk menghilangkan komedo dibutuhkan perawatan khusus seperti facial, masker, atau perawatan dokter. Semua itu berawal dari pengalaman saya sehabis mandi dan berkaca untuk melihat komedo yang muncul dibagian hidung. Lalu, saya usapkan handuk basah dan komedonya hilang.
Sumber : Jawa Pos, Rabu 13 November 2013

Selasa, 12 November 2013

KPK ITU BERNAMA ISTRI

KORUPSI tak pernah sepi untuk diperbincangkan. Misalnya, yang diberitakan baru-baru ini, onkum bea dan cukup diduga korupsisebesar Rp 11 miliar. Untuk menyamarkan transaksi haram itu, uang dikirim melalui rekening sang istri. Bisa kita lihat bahwa siapa pun bisa terlibat dalam tindakan korupsi.
Sebagai pengatur keuangan rumah tangga, istri seharusnya bisa mengontrol keuangan rumah tangga. Dia wajib juga mengetahui sumber keuangan itu berasal, termasuk perkiraan besarnya pendapatan suami. Dengan demikian, ketika uang yang diterima suami melebihi pendapatan biasanya, sang istri seharusnya mengajukan pertanyaan, "Dari mana uang ini berasal?"
Meski bukan pejabat, tiap kali suami berangkat kerja, tak lupa saya berpesan, "jangan bawa rezeki haram, biar sedikit yang penting halal."
Sumber : Jawa Pos, Selasa 12 November 2013

Senin, 11 November 2013

MERINGANKAN GURU PAUD

SUATU ketika anak saya mengeluh tanganya capek untuk menulis. Dia sudah belajar pendidikan prasekolah atau pendidikan anak usia dini (PAUD), tetapi belum suka belajar menulis. Saya baru sadar, ternyata dia menulis terlalu dini dan belum memiliki fondasi yang cukup untuk meguatkan tanganya. Mestinya dia dilatih, misalnya, meremas kertas, bermain plastisin, dan memegang pensil yang baik. Memang tidak semua pendidikan prasekolah memberikan pendidikan dasar yang lengkap pada anak balita. Apalagi PAUD di kampung. Disana, gaji guru dan fasilitasnya sangat minim. Padahal, pendidikan di usia dini kian penting.
Kita lengkapi kekurangan yang ada disekolah dengan mengajak anak bermain sambil belajar di rumah. Jangan membebani guru dengan beban yang berat, sementara gaji yang mereka terima sangat sedikit. Juga, sudah seharusnya orang tua membantu meringankan beban guru demi kebaikan anak-anaknya sendiri.
Sumber : Jawa Pos, Senin 11 November 2013

Sabtu, 09 November 2013

HARI PAHLAWAN BUKAN HARI TENTARA

HARI pahlawan 10 November pasti dikenang dengan cara pawai atau karnaval. Bahkan, sebelum hari H, sekolah-sekolah mengadakan pawai atau karnaval dengan memakai seragam tentara seperti angkatan darat dan angkatan laut serta suster. Bahkan, seorang anak tetangga teman saya menangis dan mogok sekola karena tidak memakai pakaian tentara untuk karnaval. sangat disayangkan.
Saya jadi berpikir, kita mengenang Hari Pahlawan atau hari tentara? Padahal, ketika pertempuran besar terjadi di Surabaya, para pjuang tidak hanya berasal dari Tentara Keamanan Rakyat (TKR), tetapi juga masyarakat sipil, para pelajar, tokoh-tokoh agama, dan para santri. Tentunya pakaian yang dipakai untuk perang juga beraneka ragam seperti menggunakan kopiah/peci, sarung, kaus oblong, bahkan baju yang hanya melekat dibadan.
Jadi, ketika mengenang Hari Pahlawan, tidak harus memakai pakaian tentara karena Hari Pahlawan bukan hari Tentara, tetapi hari rakyat.
Sumber : Jawa Pos, Sabtu 09 November 2013

Jumat, 08 November 2013

BELAJAR DENGAN MEREKAM SUARA

ADA beberapa metode belaja yang sering diterapkan pelajar maupun mahasiswa menjelang atau ketika menghadapi ujian. Salah satu metode yang sering dilakukan adalah metode visual; membaca materi pelajaran, menulis yang telah dibaca, lalu membaca lagi. Metode itu kadang terlalu membosankan dan membuat mata lelah. 
Ada solusi unik yang bisa diterapkan untuk menyelinginya, yaitu dengan merekam suara kita ketika membaca materi.
Lalu, ketika mata mulai sakit dan bosan membaca, kita bisa mendengarkan rekaman itu untuk me-rivew apa yang kita baca sebelumnya. Kita baca sebelumnya. Kita bisa belajar dengan lebih santai dengan suara kita sendiri.
Sumber : Jawa Pos. Jumat 08 November 2013

Kamis, 07 November 2013

GERAKAN RP 100 UNTUK BACAAN

SAYA adalah ibu sekaligus guru kelas 1 sekolah dasar di Gunung kidul, dekat perbatasan dengan Jawa Tengah. Tugu perbatasan Jawa Tengah terlihat jelas dari balik jendela kelas saya. Murid saya satu kelas sebanyak 20 anak dari jumlah keseluruhan 97 siswa SD kami.    
Saya ajari mereka untuk rajin membaca. Karena kawasan kami masih tertinggal, kami serba terbatas. Kami mempunyai perpustakaan, tetapi bukanya tak cocok untuk anak kelas 1 yang belum lancar membaca.
Sayapun menjalankan ide, agar setiap anak menyisihkan Rp 100 (seratus rupiah) dari uang sakunya setiap hari. Tetapi, andai anak tidak mampu menyisihkanya, saya memakluminya. Minimal Rp 10.000 itu terkumpul sepekan atau satu bulan sekitar Rp 45.000-Rp 48.000. Kami bisa membeli 3-4 buku dan kami pinjamkan secara bergilir. Apa pun alasanya, bisa ada kemauan, kemiskinan bukan halangan untuk maju.
Sumber : Jawa Pos, Kamis 07 November 2013

Rabu, 06 November 2013

MEMBACALAH AGAR TAK TULALIT

SERING kita mendengar bahwa buku adalah jendela dunia. Begitu buku sudah ditangan, akan tersibaklah rahasia keindahan dibalik jendela. Tak heran bila warga dinegara maju terbiasa berasyik-berasyik membaca di tempat umum, juga saat menunggu antrean. 
Kabar baik lain buat pembaca, kebiasaan membaca juga dapat mencegah penyakit pikun, alias gampang lupa, alias tulalit, alias demensia. "Pikun" biasanya menyerang orang yang sudah lanjut usia. Namun, pikun bukanlah bagian dari proses penuaan. Pikun bisa menyerang sapa saja, termasuk kita yang masih muda. Penyakit pikun salah satunya diakibatan oleh jarangnya otak digunakan untuk berpikir.
Peneliti dai Henry Forld Health System, DrC. Edward Coffey membuktikan bahwa membaca buku dapat menciptakan semacam lapisan penyangga yang melindungi dan mengganti perubahan otak karena membaca adalah aktivitas berpikir. Memang, kita rasakan pikiran kita aktif menyerap dan "menghidupkan" informasi, meski kita diam membaca. Asyik, pokoknya.
Sumber : Jawa Pos, Rabu 06November 2013

Selasa, 05 November 2013

BUDAYA KALENDER HIJRIAH

MESKI dihuni muslim terbanyak di dunia, pengetahuan keislaman dan hari-hari penting serta sejarah Islam di Indonesia bisa dibilang belum optimal. Nah, hari ini diperingati sebagai mulainya kalender Hijriah 1 Muharam, bersamaan dengan 5 November 2013 Masehi. Inilah momentum mengenalkan kembali kalender Hiriah yang digunakan dalam Islam sejak Rasulullah Muhammad SAW hijrah (pindah) dari Makkah ke Madinah. Ini pertanda penting pembangunan peradaban Islam.
Dalam konteks Indonesia, kalender Hijriah juga menjadi penanda keragaman kekayaan budaya keagamaan. Tujuanya, perayaan tidak hanya ramai pada tahun baru Masehi. Tetapi, tahun Baru Hijriah juga mendapat respns positif dari masyarakat. Dengan demikian, semangat untuk hijrah atau pindah menuju moralitas atau ahklak yang lebih baik bisa ditularkan kepada bangsa.
Sumber : Jawa Pos, Selasa 05 November 2013

Senin, 04 November 2013

NEGARA DARURAT PORNO

SUNGGUH miris, belum lama kasus video mesum pelajar mencuat dijagat maya, disusul beredarnya foto syur seorang polwan, dan yang terakhir adalah foto seorang perwira polisi dengan pose bugil. Ada kabar budaya Timur yang menjunjung tinggi adab dan budaya sopan santunya?
Hadirnya alat perekam dan mudahnya mengunggah ke internet telah mengubah peradaban. Gambar dan video mudah dikonsumsi oleh publik yang cara menikmatinya pun bisa dilakukakan dengan privasi melalui gadget. Sepeti mata rantai, kebiasaan menikmati tontonan porno, perilaku itu akan terbentuk. Yang dulu hanya menikmati tonton bisa-bisa kelak menjadi pelaku adegannya. Baik direkam maupun tidak.
Negara harus segera menetapkan kondisi darurat porno. Berikan penyuluhan kepada masyarakat atas bahaya tontonan porno terhadap kesehatan jiwa. Perketat sensor porno. Sebagai mana semboyan Say No to Drag, juga bisa digencarkan Say No to Porn!
Sumber : Jawa Pos, Senin 04 November 2013

Sabtu, 02 November 2013

SINGKIRKAN ASBAK DI RUMAH

SEGALA gerakan stop rokok dinegara kita ini seolah tidak memberikan hasil yang memuaskan. Kalah dengan promosi dan iklan rokok. Pada akhirnya, perokok tetap mendpat tempat dan toleransi yang besar dari yang bukan merokok. Kebanyakan yang bukan perokok menutup mulut dan hidung, jarang sekali perokok mengambil insiatif pergi setelah melihat orang-orang didekatnya menutup hidung. Sebenarnya perokok bisa mencegah dampak ke luar apabila menelan saja asap rokok itu. 
Untuk dirumah, saya punya cara untuk bebas rokok. Selain dirumah tidak ada yang merokok, sengaja saya tidak menyediakan asbak dimeja ruang tamu. Saat tamu itu meminta tolong mencarikan wadah lain untuk membuang abu dan puntung rokok, saya akan mempersilahkan tamu itu merokok diluar rumah. Saya tidak peduli kalau di anggap tidak sopan. Ini demi kesehatan keluarga. Meskipun, sebenarnya yang tidak sopan itu ialah merokok dirumah orang yang tidak merokok.
Sumber : Jawa Pos, Sabtu 02 November 2013

Jumat, 01 November 2013

BELAJAR DARI KARAKTER BEPE

KITA harus belajar banyak tentang karakter dan prinsip yang dimiliki Bambang Pamungkas alias Bepe. Tak ada lagi yang meragukan karakter kuatnya dilapangan. Keputusanya berhenti dari sepak bola dan kemauanya membela tim Nasional AFF 2012 sehingga menjadi satu-satunya pemain ISL yang berani berlaga di timnas AFF 2012, cukup menunjukkan prinsipnya sangat kuat. Pemain ini tak akan mudah dilupakan. Salah satunya karena dia punya karakter dan prinsip yang kuat. 
Sejatinya, anak bangsa Indonesia memiliki karakter kuat. Namun, "tren" alias merasa nyaman dengan ikut-ikutan bisa menghilangkan prinsip tersebut. Jarang ada yang berani berlawanan arah demi kebaikan. Jika tren berkata A, kita takut berkata B, padahal B yang benar. Begitulah yang saya sadari sebagai pemuda. Demontrasi, memberontak, berkata, dan berbuat karena ikut-ikutan. Kita perlu memperbanyak pemuda yang benar-benar memiliki prinsip dan karakter yang kuat itu. Karena itu, mari bersama belajar dari karakter Bepe.
Sumber: Jawa Pos. Jumat 01 November 2013