Selasa, 31 Desember 2013

MENIKAH SAH, MUDAH, DAN MURAH

MENIKAH bukanlah sesuatu yang mahal. Yang mahal justru pasca menikah. Menikah berati siap berumah tangga sendiri. Idealnya berani mandiri, baik dalam hal sandang, pangan, maupun papan.
Polemik tata cara pelaksanaan nikah dan mahalnya biaya timbul akibat ketidaktahuan sebagian masyarakat dan budaya korupsi dengan cara mengail di air keruh.
Padahal, rukun nilkah yang membuat pernikahan sah sangatlah sederhana, yaitu (1) sigat (akad nikah) dari pihak wali perempuan, (2) wali dari pihak perempuan, terutama ayah atau yang telah ditetapkan  secara agama, dan (3) dua saksi.
Perayaan nikah bersifat wajib dan sebagian mengatakan sunah agar nikah diketahui banyak orang banyak supaya tidak timbul fitnah, yang tidak harus meriah. Selain itu, sesuai ketentuan negara, harus dicatatkan di KUA demi sahnya menurut hukum  yang biayanya hanya Rp 30.000. Mengapa harus mengundang langsung penghulu sebagai pencatat nikah, sehingga timbul persoalan grafitikasi?
Sumber : Jawa Pos, Selasa 31 Desember 2013

MENYAMBUT TAHUN BARU GRATIS

TAHUN Baru 2014 akan tiba dini hari nanti. Semua orang sibuk merencanakan sesuatu untuk menyambutnya. Padahal kalau melihat kondisi saat ini, cuaca sangat tidak bersahabat karena hampir setiap hari hujan turun. Bukanya nyaman, bisa-bisa malah macet dan kuyup. Badan letih.
Alangkah indahnya jika di tengah kehebohan itu kita memisahkan diri: "jalan-jalan" ke tempat lain yang dijamin sangat nyaman dan tak ada keruwetan! Kita tidak usah buang-buang pikiran dan tenaga untuk menuju kessana. Tanpa ongkos alias gratis. Selain itu, tempatnya mudah dijangkau, praktis, juga tidak ribet. Biasanya jalan-jalan merasa lelah, tapi lain jika kita pergi ke sana, justru badan kita akan terasa lebih bugar, yakni ke pulau kapuk. 
Kita bisa menikmati suasana itu "setahun". Sebab, kita bisa berangkat tidur saat masih 2013 dan ketika bangun pagi sudah 2014. Tahun baru bisa lebih indah dinikmati dialam mimpi. ZZzZ ZzzzZz zzzZZ......
Sumber : Jawa Pos, Selasa 31 Desember 2013

Senin, 30 Desember 2013

DAUN SIRSAK PENGUSIR CURUT

BEBERAPA hari ini saya merasa terganggu dengan hadirnya curut (Suncus murinus L.) didalam rumah. Selain menjijikan, bau binatang itu luar biasa busuk. walau rumah sudah bersih dan wangi, curut masih saja senang berkeliaran dan menebar bau khasnya yang menyengat. Setiap pagi saya menemukan kotoranya dipojok-pojok tertentu. Jangan tanya baunya, yang jelas sangat menjijikan dan berisiko membawa penyakit leptospiroris. Kapur barus pun tak mampu mengusir curut nakal itu. 
Sesuai dengan anjuran di beberapa situs internet, saya ikut 15 sampai 25 lembar daun sirsak, lalu meletakkanya ditempat yang biasa dillui curut. Di belakang rumah ada pohon sirsak yang lebat daunnya seyhingga saya bisa membuat empat ikat daun sekaligus. Dan, voila! Sepertinya cara itu berhasil karena sudah empat hari ini si curut tidak pernah mampir. Konon, bau daun sirsak tidak disukai curut sehingga mereka menghindar jika menghirup aromanya. Semoga saja bukan karena si curut sedang sibuk memberi tahu teman-temannya untuk sedia masker sebelum masuk ke rumah saya ya.
Sumber : Jawa Pos, Senin 30 Desember 2013

Sabtu, 28 Desember 2013

TEMPAT SAMPAH DI KENDARAAN

PENGALAMAN saya mendampingi siswa berwisata dari Probolinggo ke Jogjakarta, saat memasuki Kota Jogjakarta, tiba-tiba seorang siswa membuang botol plastik bekas minuman lewat pintu belakang bus. Tanpa disangka, dibelakang bus ada pengendara sepeda motor yang berteriak penuh amarah dan pasti sangat jengkel karena botol itu mengenai badanya. Saya juga pernah mengalami peristiwa seperti itu. Ada penumpang bus umum yang membuang bungkusan tas plastik lewat jendela dan hampir mengenai saya yang naik motor.
Kebiasaan membuang sampah sembarangan dijalanan saat berkendara mungkindianggap sebagai hal spele. Padahal, akibatnya bisa merugikan pengguna jalan lain. Bahkan mengotori jalanan dan tak sedap dipandang mata. Jalanan jelas bukan tempat sampah. Alangkah tepat jika tiap kendaraan, baik pribadi maupun umum, menyediakan tempat pembuangan sampah didalam kendaraan. Jangan demi kebersihan kendaraan sendiri malah mengorbankan umum. Itu kurang adab.
Sumber : Jawa Pos, Sabtu 28 Desember 2013

Jumat, 27 Desember 2013

SALING MENGUATKAN DIKOMUNITAS

SAAT membaca status seorang sahabat baru di jeujaring sosial yang saya ikuti, saya tertegun. "Saya hanya seorang perempuan. Apa yang bisa saya lakukan?"
Kenapa begitu pesimistis? Perempuan adalah mahkluk Tuhan dengan multitalenta. Mereka bisa mengerjakan beberapa pekerjaan dalam satu waktu. Memasak, mencuci, mengasuh anak, dan aktivitas rumah tangga lainya dalam waktu yang hampir bersamaan. Yang diperlukan, self esteem. kebutuhan akan penghargaan terhadap dirinya, kebutuhan akan eksistensi.
Yang pertama, kenali diri sendiri. Dengan mengenali apa yang kita sukai, kita akan tahu apa yang sebenarnya kita butuhkan dan dapat kita lakukan. Kedua, bergabung dengan komunitas yang sama dengan hobi atau potensi kita. Misalnya, hobi menulis, bergabunglah dengan komunitas menulis. Suka memasak, bergabung dengan komunitas memasak/kuliner. Suka membuat kerajinan tangan, bergabunglah dengan komunitas craft. Suka bertanam, bisa bergabung dengan komunitas pecinta tanaman.
Didalam komunitas, kita akan saling menguatkan.
Sumber : Jawa Pos, Jumat 27 Desember 2013

Kamis, 26 Desember 2013

TUMBUHKAN ETOS SEUJAK DINI

DI MASYARAKAT kita, khususnya masyarakat perkotaan yang semua penghuni rumahnya rata-rata mempunyai kesibukan diluar rumah (ayah dan ibu bekerja , anak sekolah), waktu menjadi lebih sangat berarti. Karena itu, melakukan pekerjaan sehari-hari lebih merupakan suatu beban berat. Bila mungkin, memilih memakai jasa pembantu.
Meski begitu, sangat bermanfaat mendidik anak-anak dengan pekejaan sehari-hari. Pekerjaan yang bisa dilakukan anak-anak, misalnya, merapikan tempat tidur, mencuci piring, atau menyiram bunga. Dalam hal ini orang tua hendaknya memberikan pengarahan dan penugasan bahwa rumah dan keluarga ini adalah milik bersama sehingga perlu dijaga dan dirawat bersama pula.
Jika sejak dini dikenalkan pada tanggung jawab serta konsekuen dengan tugas tersebut, tentu dikemudian hari ketika mulai terjun ke masyarakat, mereka akan dapat membawa diri, tangguh, bertanggung jawab, dan percaya diri.
Sumber : Jawa Pos, Kamis 26 Desember 2013

Rabu, 25 Desember 2013

TETAP BUGAR SAAT PANCAROBA

PERALIHAN musim (pancaroba) telah datang. Bermacam-macam penyakit pun turut datang menyerang. Yang paling sering adalah flu dan batuk. Hal tersebut sangat mungkin disebabkan menurunya daya tahan tubuh yang disertai kondisi cuaca lingkungan yang tidak mendukung. Untuk itu, kita harus cermat dalam menghadapinya agar tak mudah sakit.
Pertama, perbanyak waktu istirahat. Pastikan Anda tidur 7-8 jam sehari. Kedua, konsumsi vitamin C 400 mg/hari. Komsumsi vitamin C di atas dosis tersebut tidak akan memberikan efek positif karena bakal dikeluarkan bersama urine. Ketiga, lakukan olahraga ringan. Olahraga ringan bisa membantu tubuh untuk meregulasikan semua fungsinya dengan baik. Yang terakhir adalah hindari stres. Stres bisa mempengaruhi otak untuk menghasilkan zat-zat yang kurang baik bagi tubuh dan mengakibatkan turunya daya tahan tubuh.
Dengan menjalankan pola hidup sehat seperti diatas, diharapkan tubuh kita sehat setiap saat dalam menghadapi aktivitas. Khususnya dalam masa pancaroba.
Sumber : Jawa Pos, Rabu 25 Desember 2013

Selasa, 24 Desember 2013

WASPADA BERKAH DANA DESA

SETELAH disahkan oleh DPR, lahirlah UU Desa. Pasal 27 ayat 4 UU Desa menyebutkan, alokasi dana desa dari APBN berkisar 10 persen dari dana pertimbangan yang diterima kabupaten/kota dalam APBD setelah dikurangi dana alokasi khusus. Jika 10 persen itu mencapai Rp 104,6 triliun, dibagi sekitar 73 ribu desa, setiap desa bisa menerima lebih dari Rp 1,4 miliar per-tahun. Fantastis.
Agar uang itu jadi berkah buat masyarakat dan tak menjalarkan virus korupsi, perlu diantisipasi. Pertama, selain mengajukan program ke pemda, perangkat desa wajib mengelola dana desa dengan prinsip akuntabilitas. Yakni, manajemen yang transparan, terbuka, akuntabel, dan demokratis. Program terencana dan terevaluasi dengan jelas.
Kedua, meski telah ada badan perwakilan desa (BPD), keterlibatan langsung masyarakat desa tetap dibutuhkan agar uang itu kelak tak merepotkan aparat hukum.
Sumber : Jawa Pos, Selasa 24 Desember 2013

Senin, 23 Desember 2013

TILANG LAMPU MODIF MENCELAKAKAN

AKHIR-AKHIR ini dijalan raya banyak kita jumpai mobil maupun moto yang mengubah lapu depanya dengan lampu silver berwarna putih terang. Sangat menyilaukan bagi pengendara dari depan, terutama saat malam. Itu modifikasi tanpa mempertimbangkan moral karena tak peduli keselamatan orang lain. Atau, malah gembira ada orang lain silau kebingungan.
Produsen mobil maupun motor sebenrnya dalam menjual suatu produk telah mempertimbangkan keamanan tertinggi dan teruji. Juga sesuai dengan urutan spektrum cahaya, yakni lampu kuning mampu menembus kabut lebih kuat dan mempunyai jangkauan lebihjauh daripada lampu putih, namun tidak menyilaukan. Bukan hanya lampu depan, lampu merah rem dan lampu sein kuning dibelakang motor atau mobil juga lewat pengujian.
Di jakarta, modifikasi yang mencelakakan seperti itu mulai ditilang. Mestinya ini diterapkan di seluruh Indonesia. Mari peduli dengan diri sendiri dan orang lain. Sebab, jalan raya milik umum.
Sumber : Jawa Pos, Senin 23 Desember 2013

Sabtu, 21 Desember 2013

BERTEMAN SEPERTI LANDAK

"BERTEMANLAH." Begitu ibu berpesan. Berteman bukan sekadar obral kata atau untuk hura-hura. Seperti landak. Suatu ketika ada dua landak tengah diterpa kedinginan yang sangat. Akhirnya, mereka saling mendekat, bahkan sangat dekat, untuk menemukan kehangatan.
Setelah mendekat, kedua landak merasakan tubuhnya sakit dan terluka karena tusukan duri yang menempel. Akhirnya, mereka berusaha menjauh. Lalu, dingin yang sangat kembali menerpa. Mereka mencari cara dan akhirnya mereka memutuskan untuk mendekat, tapi tidak terlalu lekat seperti sediakala. Terhangati tapi tidak melukai.
Pertemanan terlalu dekat mempengaruhi ketergantungan-ketergantungan yang tidak wajar. Bahkan dengan mudahnya menimbulkan rasa sensi yang berlebihan. Misalnya, ketika timbul masalah yang sangat spele kemudian mengakibatkan amarah dan patah hati. Berteman seperti kisah landak saya kira mampu menjaga keutuhan pertemanan. Tidak terlalu dekat, juga tidak terlalu jauh, tapi saling mengerti dan memberi.
Sumber : Jawa Pos, Sabtu 21 Desember 2013

Jumat, 20 Desember 2013

MELUASKAN MAKNA HARI IBU

HARI ibu menjadi momen untuk memuliakan pemilik rahim generasi dengan beragam cara untuk menunjukan rasa cinta kita kepada mereka. Satu hal yang spesial kembali meruangkan makna ibu sebagai cikal bakal kasih sayang juga bentuk pengabdian yang tulus.
Makna Hari Ibu harus lebih luas lagi, bukan sekadar ibu sebagai sebutan anak-anak yang telah dilahirkanya. Namun, ibu adalah sosok yang hadir dari siapa saja yang layak untuk disebut sebagai ibu. Bisa pembantu rumah tangga, perempuan-perempuan yang berusia lanjut meski tak memiliki keturunan, atau para perempuan yang hidup sebatang kara dijalanan.
Sosok ibu ada dimana-mana. Jika setiap kita bisa meluangkan dan meluaskan penghormatan itu kepada siapa pun, tentu makna Hari Ibu akan benar-benar menjadi momentum terbaik untuk mengangkat derajat mereka ketempat yang lebih mulia. Sebab, fitrahnya, setiap perempuan menginginkan dipanggil ibu. Dengan begitu, Hari Ibu benar-benar dirasakan oleh semua perempuan tanpa pernah merasa gagal menjadi seorang ibu.
Sumber : Jawa Pos, Jumat 20 Desember 2013

Kamis, 19 Desember 2013

TELAPAK KUKUH KAKI IBU

SURGA ditelapak kaki ibu, begitulah bunyi kata bijak. Sebuah puisi menceritakan luka seorang bocah yang menangis karena mendapati ibunya yang tak punya kaki. Kaki yang teramputasi karena dana kesehatan dikorup, dikhianati perselingkuhan, KDRT, atau lainya.
Kesalahan memperlakukan ibu berakibat fatal dan menjadi pertanda buruk peradaban.
Dalam Psikologi Komunikasi (Jalaludin Rahmat, 1986) diungkapkan bagaimana bayi yang hanya diberi makan tanpa sentuhan kasih, sapaan mesra, dan senandung yang artinya tanpa bahasa cinta, meninggal semuanya secara misterius. Untuk itu, mari para ayah dan semuanya, kita memuliakan ibu, ibu, dan ibu. sebab, di balik generasi hebat ada ibu hebat dan sehat.
Sumber : Jawa Pos, Kamis 19 Desember 2013

Rabu, 18 Desember 2013

BILA INKLUSI BUKAN SOSIALISAI

PENDIDIKAN adalah hak semua anak, tidak terkecuali anak-anak dengan kebutuhan khusus (ABK). Itu tercantum dalam UUD 1945 pasal 31 dan peraturan lain. Program inklusi adalah usaha pemerintah untuk membuat para ABK mendapat hak yang sama dengan anak-anak lainya. Meskipun pada kenyataanya, program ini masih kurang optimal dilaksanakan dengan alasan kurangnya tenaga pengajar yang harus bisa berperan sebagai terapis bagi mereka.
Dan, kita sebagai orang tua ABK jangan menyerah pada keadaan tersebut. Cobalah menjadi shadow techer bagi anak sendiri untuk mengurangi beban para pengajar. Atau carilah sekolah dengan murid sedikit agar gurunya lebih punya perhatian.
Bila anak kita kurang fokus atau malah minder, masih ada home shooling. Masuk sekolah luar biasa juga bukan suatu hal yang baru. Sebab, di sini ABK lebih didik untuk mandiri dan dikembangkan bakat apa yang pada diri mereka. Banyak bukti ABK meraih prestasi yang membanggakan.
Sumber : Jawa Pos, Rabu 18 Desember 2013

Selasa, 17 Desember 2013

KENDARAAN UNTUK KAUM DIFABEL

SELAMA ini, belum ada satu pun perusahaan otomatif yang memproduksi secara masal kendaraan yang dirancang khusus untuk penyandang difabel karena masih terbentur maslah regulasi yang cukup sulit dan berbelit. Karena itu, kendaraan yang sudah tersedia di pasaran harus mereka modifikasi sendiri. Biayanya tidak sedikit dan mengabaika faktor kenyamanan, yang penting bisa jalan. Hal itu tentu saja menimbulkan keprihatinan. Sebab, sebagai warga negara dan bagian dari masyarakat Indonesia, mereka tetap memiliki hak dan tanggung jawab yang sama.
Untuk langkah ke depan, pemerintah diharapkan tidak melupakan hak kaum difabel untuk setiap kebijakan yang dikeluarkanya. Misalnya dengan mengeluarkan aturan satu kendaraan yang dirancang khusus untuk kaum difabel dari setiap seratus kendaraan yang diproduksi secara misal. Seperti mengacu pada pasal 28 UU Ketenagakerjaan yang menyatakan, "Pengusaha harus mempekerjakan sekurang-kurangnya satu orang difabel yang memenuhi persyaratan jabatan dan kualifikasi pekerjaan pada perusahaan untuk setiap seratus orang pekerja pada perusahaanya."
Sumber : Jawa Pos, Selasa 17 Desember 2013

Senin, 16 Desember 2013

SPIONISASI SEPEDA ONTEL

SEPEDA ontel merupakan alat transportasi yang ramah di kantong dan sehat. Kini ngontel atau nggowes makin populer lagi. Dijalan raya kita temui pengguna sepeda yang membuat risau pengendara sepeda ontel tatkala akan berbelok ke kanan atau ke kiri.
Pesepeda mesti menengok kebelakang, sambil gowes sambil pegang stang sebelah. Tangan yang satunya melambai-lambai sebagai kode akan berbelok. Padahal, kita tahu mengendarai sepeda sering tidak stabil kalau tangan lepas stang karena kedua kaki juga bergerak.
Oleh karena itu, perlu memasang spion pada kendaraan sepeda ontel demi keselamatan kita dalam berkendaraan. Mari membudayakan memasang spion untuk sepeda ontel juga. Demi keselamatan, bahkan nyawa kita.
Sumber : Jawa Pos, Senin 16 Desember 2013

Minggu, 15 Desember 2013

BERMUSUHAN DI JEJARING SOSIAL

DUA minggu terakhir, infotainment "menyoraki" konflik antara Farhat Abbas dan Al & El (anak Ahmad Dhani). Konflik itu dipicu "kicauan" Farhat di Twitter atas kecelakaan yang disebabkan Dul. Farhat selalu memberikan opini-opini yang dinilai negatif serta memojokan Dhani. Al yang tidak bisa menerima kemudian menantang Farhat untuk menyelesaikannya secara jantan, yaitu mellui pertandingan tinju.
Cerita tersebut merupakan cuplikan kisah dari sebagai konflik yang sering terjadi disitus jejaring pertemanan. Sesuai dengan tujuan awalnya, seharusnya jejaring pertemanan digunakan untuk mencari teman sebanyak-banyaknya, termasuk teman bisnis, tidak untuk mencari musuh.
Ada tiga hal yanbg bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya permusuhan di jejaring pertemanan. Pertama, memilih teman yang benar-benar dikenal sehingga tidak ada followers yang bisa memicau konflik. Kedua, meng-unfollow followers yang dirasa mengganggu serta memicau terjadinya terjadinya konflik. Ketiga, "think before you tweet". Sebab, setiap tulisan yang merupakan cerminan diri tersebut akan dibaca orang lain.
Sumber : Jawa Pos, Minggu 15 Desember 2013

Sabtu, 14 Desember 2013

TELAPAK TANGAN PENGUSIR DINGIN

DI musim penghujan seperti ini aku selalu merasa kedinginan. Mungkin karena alergi dingin, setiap kali hujan tubuhku menggigil. Suatu hari ketika kuliah, di kelas aku menggigil karena tidak pakai baju lengan panjang. Saat itu pula salah seorang teman memintaku untuk menempelkan telapak tangan pada leherku dengan posisi mendekap. Tapi dengan posisi tangan menyilang, yaitu telapak tangan kanan mendekap sisi leher bagian kiri dan telapak tangan kiri mendekap sisi leher bagian kanan (telapak posisi mendekap, bukan posisi seperti mencekik).
Hasilnya, dengan perlahan tubuhku merasa hangat. Berbeda dengan teknik mendekap leher (tangan kanan mendekap sisi leher kanan dan tangan kiri mendekap sisi leher kiri). Kata temenku itu, teknik tersebut diperolehya dari seorang dosen yang pernah tinggal di Amerika dalam kondisi dingin musim salju. Beliau selalu melakukan teknik itu setiap kedinginan bila sedang tidak memakai jaket tebal untuk mengantisipasi hawa dingin.
Sumber : Jawa Pos, Sabtu 14 Desember 2013

Kamis, 12 Desember 2013

OBAT KANTUK DIKELAS

SAYA adalah seorang mahasiswa. saya mempunyai kebiasaan mengantuk dikelas. Saya sudah mencoba dengan memilih duduk dibangku paling depan. Dengan duduk di depan, saya yakin tidak akan mengantuk karena jarak dengan dosen lebih dekat sehingga lebih waspada dan sering dipantau. Beberapa hari saya menerapkan jurus itu, tapi setelah berjalan bebrapa waktu, rasa kantuk mulai menyerang lagi.
Ketika rasa kantuk muali menyerang, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Jurus diatas masih belum ampuh untuk mengusir rasa kantuk. Karena itu, saya harus berpikir lagi untuk mencari jurus paling jitu. Kemudian, saya teringat minyak kayu putih. Biasanya, saya menggunakanya saat pusig menyerang. Tapi, kali ini saya mengoleskan minyak kayu putih disekitar mata, kemudian memijat dengan pelan. Itu terbukti dapat menghilangkan rasa kantuk dan saya bisa konsenrasi untuk mengikuti pelajaran. Selamat mencoba.
Sumber : Jawa Pos, Kamis 12 Desember 2013

Rabu, 11 Desember 2013

RENDAMAN CABE USIR LALAT

LALAT selamanya tetap menjijikan dan mengganggu. Ada cara efisien dan mudah untuk mengusir lalat agar tidak menyentuh makanan kita. Yaitu, rendaman cabe. Caranya, ambil kantong plastik tersebut, lalu ikat dengan karet gelang. Letakkan diatas meja makan kita, maka lalat akan pergi dan menjauh.
Hal ini berawal saat saya makan diwarung sate. Saya lihat ada rendaman cabe dikantong plastik untuk mengusir lalat. Cara ini terbukti ampuh, karena saya telah membuktikanya. Juga jangan lupa tetap mandi agar tak dirubung lalat.
Sumber : Jawa Pos, Rabu 11 Desember 2013
 

Kamis, 05 Desember 2013

KAUS KAKI PENCEGAH PIPIS

TIAP malam, sewaktu tidur, saya selalu terbangun untuk satu atau dua kali kencing. Tentu saja ini sangat mengganggu saya. Sebab, bila bangun pada pagi hari, saya masih merasa mengantuk berat walaupun sudah tidur lebih dari delapan jam semalam.
Sampai saya takut kalau terjena diabetes. Sebab, salah satu cirinya sering berkemih malam hari dan merasa haus. Tetapi, setelah saya cekkan ke laboratorium, ternyata tidak.
Sampai suatu ketika daddy memberi tahu agar saya memakai kaus kaki sewaktu tidur. Dan heranya, kalau kadang terjaga dari tidur, saya tidak kebelet kencing. Sehingga sekarang bangun pada pagi hari tidak mengantuk lagi.  Tidur saya menjadi sangat berkualitas. Hanya karena memakai kaus kaki sewaktu tidur malam. Siapa tahu cara ini cocok untuk orang yang punya problem seperti saya.
Sumber : Jawa Pos, Kamis 05 Desember 2013

Rabu, 04 Desember 2013

PRODUKTIF KETIKA BED REST

SAYA mengalami kecelakaan beberapa waktu lalu. Kaki kiri patah dan saya harus operasi pasang pen. Pascaoperasi, saya harus bed rest atau istirahat ditempat tidur sekitar sebulan. Saya habiskan waktu dengan nonton TV karena kaki menginjak lantai pun tak boleh.
Suatu hari, sepulang kerja, istri saya membawakan empat koran, selain Jawa Pos yang sudah kami langgani. Dia juga membawa tiga buah tabloid dan dua majalah. "Baca semuanya, Pa. Biar enggak bosan," kata istri tercinta. Dalam dua hari saja, bacaan tersebut sudah habis saya baca.
Ada yang menarik, yaitu disetiap media cetak pasti ada halaman atau rubrik yang bisa diisi pembaca. Sebut saja opini/gagasan, kartun, TTS, cerpen, resensi. Biasanya, ada reward atau hadiah ketika dimuat. Maka, saya coba kirimkan opini saya ke sebuah tabloid untuk berbagai apa yang saya dapat kaus. Setelah sebulan berlalu, saya mendapatkan empat kaus, sepatu futsal, dua buku, dan beberapa ratus ribu yang masuk ke rekening tabungan saya. Ternyata, dengan menulis, otomatis kita juga akan membaca dan menjadi peka dengan apa yang terjadi. Al-hamdulillah.
Sumber : Jawa Pos, Rabu 04 Desember 2013

Selasa, 03 Desember 2013

KONDOM HANYA UNTUK PASUTRI

MEMPERINGATI hari AIDS, pemerintah kembali menyelenggarakan Pekan Kondom Nasional (PKN). Kegiatan yang diadakan selama sepekan ini bermaksud mengajar masyarakat supaya berkegiatan dari penularan penyakit. Program  PKN ini diklaim efektif menurunkan "jumlah penambahan" penderita HIV/AIDS. 
Tapi, apakah alat ini membuat para istri tenang karena para suami idak jajan (berzina) atau selingkuh? Para ibu atau ayah tidak khawatir putra-putrinya coba-coba bermain seks (berzina) karena mesra aman? Lebih lagi, apakah dengan seks aman, kita sebagai insan beriman aman dari azab Tuhan?
Cukuplah kondom untuk suami-istri. Tak perlu dibagikan gratis dirmah-rumah hiburan, disepanjang truk yang antre, apalagi di kalangan pelajar dan mahasiswa.
Sumber :Jawa Pos, Selasa 03 Desember 2013